Sabtu, 29 Oktober 2011

INTERNET dan INTRANET


Sejarah Internet

 Sejarah Internet mulanya pada tahun 1969 pada waktu itu ketika Department US, DAPRA mengadakan riset untuk bagaimana cara menggabungkan komputer sehingga terbentuk menjadi jaringan yang organik. Lalu riset ini sering disebut dengan ARPANET. Dan pada tahun 1972, keberhasilan seorang bernama Roy Tomlinson dalam melengkapi Program e-mail yang dia ciptakan sendiri. Tidak dipungkiri e-mail menjadi sangat terkenal bahkan sangat popular sampai sekarang. Sehingga pada akhirnya jaringan ARPANET terus dikembangkan sampai ke luar Amerika.



Pengertian Internet  

Internet (interconnected computer networks) bisa didefinisikan sebagai jaringan komputer tiada batas, menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP / IP) dan menjadi penghubung antara pengguna komputer satu dengan pengguna komputer lainnya serta dapat berhubungan dengan komputer di sebuah wilayah ke wilayah di penjuru dunia, dimana di dalam jaringan tersebut mempunyai berbagai macam informasi serta fasilitas layanan internet browsing atau surfing. Internet membawa berbagai macam sumber informasi dan jasa, seperti dokumen hypertext antar-link dari World Wide Web (WWW) dan infrastruktur untuk mendukung surat elektronik. 

Pengetian Intranet 

Intranet adalah sebuah jaringan komputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet hanya saja digunakan dalam internal perusahaan, kantor, bahkan warung internet (WARNET) pun dapat di kategorikan Intranet. Antar Intranet dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya melalui sambungan Internet yang memberikan tulang punggung komunikasi jarak jauh. Akan tetapi sebetulnya sebuah Intranet tidak perlu sambungan luar ke Internet untuk berfungsi secara benar. Intranet menggunakan semua protocol TCP/IP Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan. sebuah intranet dapat dipahami sebagai sebuah "versi pribadi dari jaringan Internet", atau sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi.

CARA MEANGKSES INTERNET


Sahabat Pustakers sekalian, kali ini saya akan membahas mengenai cara mengakses internet. Internet sekarang sudah termasuk barang pokok bagi kita, Betapa tidak internet menjadi  faktor pendukung di bidang Bisnis, pendidikan, Pemerintahan, Militer dan bidang-bidang lainnya. Nah bagaimanakah sistem kerja atau cara mengakses Internet?, berikut ini akan dibahas sedikit detailnya.
Cara mengakses Internet. internet merupakan suatu kumpulan jaringan komputer yang tersambung satu dengan yang lainnya. Salah satu media untuk mengakses internet adalah modem. Dalam menyediakan jaringan atau koneksi internet ada sebuah badan yang menyediakannya, badan tu bernama ISP atau Internet service provider yang merupakan suatu lembaga atau perusahaan penyedia jasa penghubung ke Internet melalui infrastruktur jaringan komputer yang mereka miliki. Sahabat pustakers tidak dapat menghubungkan diri dengan internet tanpa terlebih dahulu mendaftarkan diri ke ISP. Saat mendaftarkan diri ke ISP sahabat Pustakers diberi identitas untuk mengakses ke internet berupa username beserta password-nya. Jadi sahabat Pustakers tidak akan dapat menghubungkan diri ke internet tanpa menggunakan jasa ISP ini.
Salah satu jasa ISP adalah layanan koneksi secara dial-up melalui sebuah modem. Protokol yang digunakan untuk koneksi ini adalah PPP (bukan nama partai lho ), atau point to point protocol. Saat melakukan koneksi dial-up. Sahabat Pustakers sebenarnya menyambungkan komputer atau laptop dengan server milik ISP melalui saluran telepon. Akan tetapi untuk jasa ini maka sahabat Pustakers diminta beban pulsa telepon ditambah layanan ISP.
Sahabat pustaker dapat memanfaatkan pelayanan jasa PT Telkom yang memberikan pelayanan jasa koneksi ke internet secara langsung atau instant tanpa pendaftaran terlebih dahulu. jasa PT Telkom ini, yaitu Telkomnet Instant sangat praktis karena biaya sambungan telepon ke internet sudah digabung menjadi satu.
Bada perkumpulan ISP di Indonesia dihimpun dalam wadah yang bernama APJII atau Asosiasi Penyelenggara jasa internet Indonesia dengan situsnya htttp://www.apjii.or.id/ . Adapun badan mpengatur internet diseluruh dunia diatur oleh badan sebagai berikut:
  1. Internet society (ISOC), merupakan badan yang bertanggung jawab untuk aplikasi tehnologi internet serta permasalahan politik dalam jaringan internet itu sendiri.
  2. Internet Architecture Board (IAB), nerupakan badan yang bertanggung jawab untuk mengatur standarisasi internet, misalnya dalam pengaturan penomoran protocol IP.
  3. Internet engineering task force (IETF) merupakan badan yang bertanggung jawab untuk standar-standar internet, misalnya aplikasi, routing dan addreaing serta keamanan komputer.
  4. Internet Research Task Force (IRTF) merupakan badan yang bertanggung jawab untuk penelitian-penelitian internet jangka panjang.
Sahabat pustakers, berikut ini cara menghubungkan diri dengan ISP dengan memakai windows XP:
  • Klik start-My network olaces properties. klik create a new conection. Kemudian muncul New colennection wizard klik next;
  • setelah itu muncul kotak dialog, cari dan klik connect to the internet.Kemudian klik next;
  • pilih set up my connection manually, kemudian klik next;
  • klik connect using a dial-up modem. Kemudian klik next;
  • masukkan nama ISP-nya, misalnya pustakers. kemudian klik next;
  • masukkan pula nomor dial-up telepon ISP. Misalnya, tanpa menuliskan kode area, klik 4210233.kemudian klik next;
  • Masukkan username dan password-nya, kemudian klik next;
  • Setelah itu proses setting selesai. klik Finish. Selanjutnya sahabat Pustakers telah siap menggunakan internet.

Rabu, 05 Oktober 2011

Topologi Jaringan

Topolgoi Bus

bus 
Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
* Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bus

Topologi Star/Bintang


star 
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
Kelebihan
* Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
* Tingkat keamanan termasuk tinggi.
* Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
* Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
Kekurangan
* Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.
Sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bintang

Topologi Ring/Cincin


ring 
Topologi cincin adalah topologi jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.
Sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_cincin

Topologi Mesh


mesh 
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_mesh

Topologi Tree


tree 
Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_pohon

Topologi Linier


linier 
Jaringan komputer dengan topologi linier biasa disebut dengan topologi linier bus, layout ini termasuk layout umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi (komputer) yang dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T Connector dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah terminator. Konektor yang digunakan bertipe BNC (British Naval Connector), sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet). Installasi dari topologi linier bus ini sangat sederhana dan murah tetapi maksimal terdiri dari 5-7 Komputer.
Tipe konektornya terdiri dari
1. BNC Kabel konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2. BNC T konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3. BNC Barrel konektor —> Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4. BNC Terminator —> Untuk menandai akhir dari topologi bus.
Keuntungan dan kerugian dari jaringan komputer dengan topologi linier bus adalah :
* Keuntungan, hemat kabel, layout kabel sederhana, mudah dikembangkan, tidak butuh kendali pusat, dan penambahan maupun pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
* Kerugian, deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data kurang terjamin, kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan diperlukan Repeater untuk jarak jauh.